Halo! Kali ini saya ingin berbagi pengalaman kuliner bersama para user loyal Foody dan tim Foody Surabaya.
Oh, ya, sebelumnya saya perkenalkan dulu, Foody merupakan sebuah aplikasi yang bisa diunduh di ponsel, berisi ulasan tempat kuliner di kota-kota besar di Indonesia. Tapiiii, Foody ini bukan aplikasi biasa hehehe... Tiap aktivitas di aplikasi ini akan diberi poin, kemudian poin yang dikumpulkan dapat ditukarkan dengan voucher makan yang bervariasi. Seru banget, kan! Kemudian, karena saya sudah beberapa bulan ini aktif mengulas di Foody, saya mencoba submit saat ada perekrutan user loyal di Surabaya, beruntung sekali saya termasuk yang terpilih.
Showing posts with label Surabaya. Show all posts
Showing posts with label Surabaya. Show all posts
Ok Google!
Halo! Seminggu ini Google Indonesia mampir ke Surabaya untuk sosialisasi fitur voice search-nya, lho! Seru sekali!
Dengan slogan #SelaluTauYangSeru, Google mengkampanyekan kemudahan dalam pencarian tempat hangout yang asik dan produktif untuk kawula muda. Di acara ini sendiri, hanya dengan menunjukkan bahwa fitur voice search di ponsel sudah aktif dan dapat digunakan, kita bisa mendapatkan produk, cinderamata, ataupun jasa secara cuma-cuma dari pihak yang sudah bekerja sama dengan Google.
Dari keenam tempat yang direkomendasikan Google, saya sendiri telah mendatangi tiga tempat dan berkesempatan mengikuti dua lokakarya serta mendapatkan satu jasa tanpa dipungut biaya. Selain itu, saya juga mendapatkan isi ulang saldo GoPay, lho!
Dari keenam tempat yang direkomendasikan Google, saya sendiri telah mendatangi tiga tempat dan berkesempatan mengikuti dua lokakarya serta mendapatkan satu jasa tanpa dipungut biaya. Selain itu, saya juga mendapatkan isi ulang saldo GoPay, lho!
Label:
community,
culinary,
event,
Google,
Google Indonesia,
hangout,
SelaluTauSBY,
SelaluTauYangSeru,
Surabaya
Lost in Frenchlation #1: Swimming Pool (2003)
Lost in Frenchlation merupakan acara pemutaran film Prancis yang diadakan oleh IFI Surabaya dan komunitas Screen Pills. Pada bulan Oktober ini dua film bertemakan thriller karya sutradara terbaik Prancis akan diputar pada hari Kamis tanggal 20 dan 27 Oktober 2016 di auditorium IFI Surabaya. Pemutaran film ini terbuka untuk umum (18+) dan tidak dikenakan biaya masuk.
Promo Carl's Jr. 60K
Hi there. Lama sekali sejak postingan terakhirku ya.
Bukan nggak sempat, semua kan soal prioritas.
Kupikir juga ga bakal ada yang baca blogku soalnya memang
nggak up to date gitu hehe…
Bicara blog bingung juga mau diisi apa, soalnya kalau dulu
suka sering ke konser atau travelling jadi bisa nulis tentang itu. Berhubung
sekarang seringnya makan di luar karena cari tempat adem soalnya Surabaya panas
banget jadi aku hendak memposting tulisan tentang tempat-tempat yang pernah aku
kunjungi yaa…
Mari mulai dengan Carl’s Jr. Resto siap saji ini belakangan
mulai menjamur di Surabaya, kalau dulunya cuma ada di bandara, sekarang sudah
ada beberapa cabangnya. Yang paling sering kukunjungi sih yang ada di Darmo
soalnya tengah kota.
Sebelum-sebelumnya aku ke sini cuma kalau hari Jumat soalnya
ada promo buy 1 get 1 free gitu buat burgernya. Burgernya aja lho ya... Jadi musti bayar lagi buat maketin kentang sama minum, yaa total pengeluarannya nggak pasti gitu soalnya burgernya yang promo beda-beda tiap pekan...
Tapi sekarang lagi ada promo baru sampai akhir Oktober, namanya paket Real-Deal, dan guess what?! Murah banget…
Tapi sekarang lagi ada promo baru sampai akhir Oktober, namanya paket Real-Deal, dan guess what?! Murah banget…
Ubaya Bali Festival 2014
Apa
yang pertama kali terlintas dalam benak saya ketika mendengar event bertajuk Art and Balinese Culture adalah kenangan akan Bali. Tapi kalau
ditilik lagi, kenangan akan Bali versi
anak muda seperti saya (ceileh) nggak akan jauh -jauh dari pariwisatanya, pantai
dan pemandangan alam, geliat pusat perbelanjaan dan kuliner di Denpasar, juga kafe-kafe
di Ubud, yaaa, intinya saya miskin akan kenangan seni dan budaya dalam konteks pertunjukan
kesenian, menyedihkan. Sekali waktu saya berkesempatan menonton operet Ramayana
di Uluwatu, itu pun saya tinggal tidur karena jujur saja saya bosan. Maafkan.
Untuk
acara yang baru pertama kali ini, UKM KH Ubaya cukup berhasil. Banyaknya
kesalahan teknis yang mengulur waktu, membuat penonton (setidaknya saya) bosan.
Tapi menurut saya, mereka harus berterima kasih kepada mbok pembawa acara yang
nggak garing dan menjadi alasan saya bertahan.
UKM KH Ubaya menyediakan photo-booth
dengan aksesoris khas Bali dan lighting yang memadai, sayangnya backdrop-nya kurang tinggi. Selain itu
juga ada kuliner khas Bali, es kelapa mudanya nagih! Di panggung utama, selain
pertunjukan tari Bali yakni tari Baris dan tari Cilinaya, pengenalan akan
budaya Bali dikemas semodern mungkin mulai dari peragaan busana khas Bali, juga ada akustik dari UKHH Unesa, Etnicoustic,
dan tidak ketinggalan Teatrikal Astaga (Asrama Tirta Gangga). Sebagai puncak
acara ditampilkan arakan ogoh-ogoh oleh panitia.
Malam Seni TPKH Festival 2014
22 Maret 2014, Pura Segara Kenjeran.
Don’t judge a book by it’s cover.
Saya berani
bertaruh banyak orang yang sepakat dan mengamini quote tersebut. Jujur saja, saya bukan tipikal orang yang gampang
menge-judge, tapi realistis saja, apa
yang akan diberikan tidak akan jauh-jauh dari penawarannya, kan? So, I do really think that cover needs to
be considered.
Begitu
pun dalam konteks acara. Menurut saya, hal yang berperan besar dalam sebuah
acara setelah poster, tentu saja tagline-nya. Harmony
in Social, Spiritual, and Nature yang digagas oleh TPKH ITS berhasil
membujuk saya untuk meluangkan waktu untuk menyambangi Pura Segara. Seingat
saya, terakhir kali saya berkunjung ke pura ini sekitar dua tahun yang lalu,
saat arakan ogoh-ogoh untuk menyambut hari raya Nyepi.
Semerbak
aroma wewangian dari dupa persembayangan menyambut tamu yang datang, diiringi banjir
salam om swastiastu dan senyum ramah dari panitia: saya merasa pulang ke rumah.
Hari Pahlawan 2012
Apa sih makna hari pahlawan?
Sekarang banyak generasi muda, tanpa tahu apa makna hari pahlawan, dengan bangga berdandan memakai kostum pahlawan. Mbok kiro ini hari halloween, dandan pakai kostum-kostum tanpa tahu maknanya. Mungkin kita memang tidak bisa menghafal isi buku sejarah yang tebal-tebal, namun setidaknya mari mulai dari diri sendiri, dari kota kita sendiri. Jangan bangga dengan kotamu, kalau kamu belum mengenalnya lebih jauh.
Tanggal 10 bulan 11 tahun 12, banyak yang menyenangi karena bagus katanya. Ya, spesial sekali karena hari pahlawan jatuh pada tanggal yang indah. Acara konser digelar, parade dimana-mana, doa bersama dilakukan, dan lain sebagainya. Betapa besar apresiasi masyarakat Surabaya (bahkan Indonesia) terhadap para pahlawan yang telah gugur.
Sebagai arek suroboyo, saya termasuk yang suka mlaku-mlaku ke tempat-tempat yang dicap sebagai Surabaya Heritage. Tempat-tempat bersejarah ini sampai sekarang masih dirawat dan terus diwariskan agar generasi selanjutnya tetap mengenang, atau lebih-lebih bersyukur atas hidupnya yang merdeka saat ini, yang bukan pemberian londo, namun didapat dari perjuangan, pengorbanan, dan nyawa para pahlawan. Tujuan saya sendiri, ingin lebih tahu sejarah kota yang saya bangga-banggakan, ingin lebih merasakan kilas balik betapa membaranya semangat arek suroboyo dulu, sekaligus mengagumi keestetikan peninggalan yang ada. Foto-foto itu bonus.
Saya lahir, tinggal, tumbuh, dan berproses selama delapan belas tahun di Kota Surabaya, dan saya yakin saya tidak sendiri. Ada keinginan menyumbang untuk kota tercinta ini, dan apa yang bisa kita lakukan? Sebarkan, dan sebarkan semangat juang, bangga jadi arek suroboyo, tidak malu dengan aksen medhok suroboyoan. Namun, tetap ingat, kita satu Indonesia. Karena segala sesuatu yang 'berlebihan' pasti tidak baik, kan? :)
Beruntung saya punya teman-teman yang setia, dalam suka maupun duka, dalam motor maupun jalan kaki, dalam panas maupun mendung (kapan hujan ya, Surabaya?)
Merdeka atau mati!
Salam satu nyali, WANI!
lucky ariatami
Bonus, foto-foto saya.. hihihi :D
Jadi tanggal 12 kemarin kita jalan-jalan seharian, dan mampir-mampir.. mulai dari House of Sampoerna, Tugu Pahlawan, Kalimas (Taman Prestasi), dan puncaknya nonton parade di Balai Kota (Taman Surya). All photo by Detta Priyandika (entah apa nama kameranya, ora weruh)

![]() |
| HOS |
Surabaya Berontak 4
Hi there!!! So, how's life? Well, mine is okay. Exam is OVER, already do my best and let God do the rest.
Let's just forget all of the exam thing!
21 April 2012 kemarin, yup tepat pada peringatan Hari Kartini, Surabaya punya gawe nih...called Surabaya Berontak. Ini bukan pertama kalinya kita ngadain event Surabaya Berontak, sebelumnya sudah pernah ngadain Surabaya Berontak part satu sampai tiga, tentu saja dengan guest yang berbeda dan dengan persiapan yang semakin baik tiap tahunnya. Jika sebelumnya itu (Surabaya Berontak 3) venuenya outdoor trus sempet ujan dan becek, sampai banyak orang ngga berkepentingan ngiup di panggung, Surabaya Berontak 4 ini (jauuuuhh) better!
Digelar di Jatim Expo International, lautan manusia dengan embel-embel kaos brand official band favorit masing-masing memenuhi pelataran gedung! Antrian masuknya yang mengular sampai membuat jalanan macet membuat saya ketinggalan aksi Gugun Blues Shelter, damn. Tidak sampai disana saja, setelah kurang lebih empat puluh lima menit mengantri, rupanya di dalam juga sudah penuh sesak! Benar-benar berontak Surabaya, malam ini !
Label:
blingsatan,
concert,
event,
superman is dead,
Surabaya
Rock n Roll Chronicles 2012
Hy guys!! Lama ya ngga mosting event di Surabaya, yeah finally!! Setelah disibukkan ini itu anu-nya sekolah, kemarin (17-03-2012) saya sempatin dateng ke acaranya Sounds Good Production, Rock n Roll Chronicles di Jatim Expo,yup mumpung deket rumah ehe..and guess what! Last night was a blast! Wuuuhh, venuenya, soundnya, stagenyaaahh woaahh.. Walaupun molor ya, di ticket start from four pm, trus ralat di pemberitahuan open gate jam lima.. Eh ternyata jam enam baru open gate.. Blingsatan sebagai opening act yang jadwalnya main jam enam baru main jam tujuh. Yah ndak papa lah, sambil nunggu saya harus bolak balik kamar mandi sih, kesalahan sebelumnya ngopi di Coffee Toffee, maksudenyah sih biar ngga ngantuk, eh lhakok malah kebelet pipis terus bawaannya, mana venue full ac (hehe repot ya, outdoor kepanasan, indoor kedinginan hihi) -______-
Label:
blingsatan,
concert,
event,
superman is dead,
Surabaya
Jadilah Pemberani, Kawan!
Halooo... pada tanggal 22 Mei lalu, Blingsatan bikin videoklip terbaru dari singlenya yang berjudul Jadilah Pemberani. Pembuatan videoklip ini dilakukan di rumah hantu darmo yang terkenal angker itu tuh hehe. Namun para crew bisa menyulap tempat tersebut sehingga terkesan seperti markas milik Blingsatan. KawanBlings Surabaya juga turut terlibat dalam pembuatan videoklip ini lho. Sukses terus buat Blingsatan!
Label:
blingsatan,
community,
music,
Surabaya
behind the scene
Memang tidak susah untuk merancang skenario, selain karena kami dibebaskan untuk mengangkat film bergenre apapun, kami juga bebas dalam memilih teman dalam satu kelompok sehingga kekompakan tidak menjadi masalah. Dalam hal ini permasalahan terbesar kami adalah; medhok.
Kami bersepuluh semuanya asli suroboyo dan jangan diragukan lagi kemedhokan kami dalam berdialog. Beberapa adegan harus kami ulang berkali-kali hanya untuk memungkiri hal yang tidak dapat dipungkiri hahaha.
Proses syuting kami lakukan beberapa hari dan mengambil tempat di beberapa taman di Surabaya, selain itu dikarenakan perlengkapan yang sangat terbatas, kami harus mengakali beberapa hal, seperti syuting siang hari agar mendapat lighting yang bagus, dan mencari tempat sepi agar suara yang direkam tidak kemresek.
Selain hal-hal tersebut, jangan dikira dengan sepuluh orang dalam satu kelompok sudah sangat cukup... salah besar. Kami semua mendapat peran sehingga untuk menggurus proses syuting harus merangkap tugas. Di sinilah kekompakan kami diuji. Terkadang imajinasi kami terlampau berbeda sehingga hasil yang dianggap baik oleh satu orang kadang dianggap tidak memuaskan oleh yang lain.
Dari sini kami belajar banyak hal. Untuk membuat suatu karya tidaklah semudah ketika kita berkomentar mengenai karya orang lain. Hal ini menjadikan kami lebih menghargai karya orang lain. Toh, kita sebagai manusia tidak pernah berhenti untuk berproses dan belajar dalam hidup...
Photo Session with OSD20 :)
![]() |
| we are outSIDers! |
Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mengapresiasi karya para musisi adalah dengan membentuk suatu fanbase. Saya sendiri yang sangat menggemari karya-karya band asal Bali, Superman is Dead, bersama teman-teman dari sekolah yang sama membentuk komunitas outSIDers dan Lady Rose Twenty. Outsiders dan Lady Rose adalah sebutan untuk fans SID, dan Twenty mewakili sekolah kami.
Kami memiliki jargon; serunya menjadi pemberontak, serunya punya pendirian musik dan lifestyle, serta serunya menjadi minoritas! Minoritas tapi gak wedi blas!
Tentu jargon tersebut melekat erat karena memiliki makna mendalam untuk kami. Melalui karya-karyanya, SID menyuarakan kebebasan dan pemberontakan yang semuanya dalam hal positif, yakni mengubah lingkup lingkungan kita menjadi lebih baik, yang kemudian menginspirasi kami sehingga kami menggemari SID.
Band seperti SID bisa dikatakan non-mainstream, meski kini terikat major label, mereka tidak mengubah gaya bermusik dan ideologinya, ini yang kami maksud dengan pendirian musik dan lifestyle. Minoritas dimaksudkan untuk menekankan bahwa meski saat ini banyak yang tidak suka dengan musik SID, kami yakin mereka bukan tidak suka, melainkan belum mencoba mendengar. Kami yakin suatu saat outsiders akan berkembang dan tidak hanya segelintir orang yang peduli tentang lingkungan seperti saat ini.
Melalui komunitas ini kami tidak hanya berkumpul untuk menonton SID bersama, kami sering mengadakan diskusi dan melakukan kegiatan yang bersifat sosial. Semoga segala hal yang telah kami lakukan kelak ada yang meneruskan, dan terus bermanfaat bagi sesama juga lingkungan.
Tentu jargon tersebut melekat erat karena memiliki makna mendalam untuk kami. Melalui karya-karyanya, SID menyuarakan kebebasan dan pemberontakan yang semuanya dalam hal positif, yakni mengubah lingkup lingkungan kita menjadi lebih baik, yang kemudian menginspirasi kami sehingga kami menggemari SID.
Band seperti SID bisa dikatakan non-mainstream, meski kini terikat major label, mereka tidak mengubah gaya bermusik dan ideologinya, ini yang kami maksud dengan pendirian musik dan lifestyle. Minoritas dimaksudkan untuk menekankan bahwa meski saat ini banyak yang tidak suka dengan musik SID, kami yakin mereka bukan tidak suka, melainkan belum mencoba mendengar. Kami yakin suatu saat outsiders akan berkembang dan tidak hanya segelintir orang yang peduli tentang lingkungan seperti saat ini.
Melalui komunitas ini kami tidak hanya berkumpul untuk menonton SID bersama, kami sering mengadakan diskusi dan melakukan kegiatan yang bersifat sosial. Semoga segala hal yang telah kami lakukan kelak ada yang meneruskan, dan terus bermanfaat bagi sesama juga lingkungan.
Label:
community,
friendship,
photo,
superman is dead,
Surabaya
ACT KawanBlings 'on the street'
Tanggal 14,15,16 November kemarin, kami, KawanBlings Surabaya 'turun ke jalan' untuk menggalang dana buat saudara-saudara kita yang lagi kena bencana alam, baik di Merapi, Mentawai maupun Wasior. Seperti biasa, kami berkumpul di Skate Park sebelum menyebar ke jalanan di area Plaza Surabaya dan sekitarnya. Alhamdulillah, ACT (Aksi Cepat Tanggap) kami dalam menggalang dana mendapatkan hasil Rp. 530.000 yang pada tanggal 18 November lalu langsung disalurkan melalui radio Prambors Surabaya. Ohya, tidak hanya KawanBlings, teman-teman dari Kamtis Surabaya juga turut menggalang dana pada hari tersebut.Memang hasilnya tidak sebanyak yang kami harapkan, tapi bukan jumlahnya yang dilihat, melainkan keikhlasan teman-teman sekalian yang sudah dengan tulus menyisihkan waktunya untuk menggalang dana. Seandainya kami memiliki waktu yang lebih lama, pasti kami mengadakan acara amal yang lebih keren ketimbang 'minta-minta', namun waktu yang kami punya sangat terbatas sehingga apa yang kami kerjakan adalah yang terbaik yang dapat kami sumbangkan.
Saya pribadi mengucapkan terima kasih banyak buat semua orang yang sudah peduli dan ikut menyisihkan sedikit dari milik kalian untuk sodara-sodara kita yang lebih membutuhkan di sana, terima kasih juga untuk teman-teman Kamtis Surabaya, and the last but not the least terima kasih buat KawanBlings yang udah bantu, terutama buat Mas Ian yang sudah semangat untuk mengordinir kami dari menyiapkan kardus sampai acara ini selesai :)
![]() |
| this is what we stand for :) |
Label:
blingsatan,
community,
event,
Surabaya
The Pints 'South East Asia Tour' Surabaya, Indonesia
![]() |
| penampakan poster the pints tour |
Tidak hanya The Pints, event ini dimeriahkan juga oleh Blingsatan, Crucial Conflict, Heavy Monster dan band-band cadas Surabaya lainnya. Sayangnya, acara dimulai terlampau molor. Kemudian, panggung yang terkesan seadanya membuat acara ini terasa sangat underground hahaha, namun Heavy Monster yang tampil full team menjadi tidak maksimal karena tempat yang terbatas.
![]() |
| saya bersama drummer the pints |
Label:
blingsatan,
concert,
event,
Surabaya
Gathering Kawan Blings Surabaya
![]() |
| saya bersama personil Blingsatan |
Pada tanggal 2 Oktober 2010 lalu kami, KawanBlings Surabaya beserta para personil Blingsatan, mengadakan gathering di Skate Park.
Gathering kali ini memang terasa istimewa karena para personil Blingsatan menyempatkan diri untuk datang buat bertemu langsung dengan para KawanBlings.
Band yang mengusung genre streetrock ini sebenarnya telah terbentuk sejak 1994 namun baru di tahun 2005, dengan bergabungnya Zach, Blingsatan mulai merilis album indie perdananya yakni Streetrock. Di setiap lagu, mereka mengakulturasikan aliran emo-rock dan melodic-punk dengan melodi nyanyian lagu yang sangat lantang dan keras, sehingga bisa dikatakan Blingsatan adalah salah satu band non-mainstream yang terus konsisten dan masih bertahan, hingga sekarang berhasil mewujudkan album keduanya yakni Melodi Emosi.
Arek-arek Suroboyo pasti tidak asing dengan band ini karena semangat arek suroboyo yang kerap dihadirkan dalam tiap kesempatan manggung mereka. Meski tidak terikat dengan major label, Blingsatan bisa eksis dan terus berkarya hingga sekarang. Semua berkat dukungan para KawanBlings yang selalu update melalui media sosial seperti myspace, youtube, dan facebook yang selalu dimanfaatkan mas Rizal selaku manager Blingsatan untuk promo dan menginformasikan tiap event yang melibatkan mereka.
Band yang mengusung genre streetrock ini sebenarnya telah terbentuk sejak 1994 namun baru di tahun 2005, dengan bergabungnya Zach, Blingsatan mulai merilis album indie perdananya yakni Streetrock. Di setiap lagu, mereka mengakulturasikan aliran emo-rock dan melodic-punk dengan melodi nyanyian lagu yang sangat lantang dan keras, sehingga bisa dikatakan Blingsatan adalah salah satu band non-mainstream yang terus konsisten dan masih bertahan, hingga sekarang berhasil mewujudkan album keduanya yakni Melodi Emosi.
Arek-arek Suroboyo pasti tidak asing dengan band ini karena semangat arek suroboyo yang kerap dihadirkan dalam tiap kesempatan manggung mereka. Meski tidak terikat dengan major label, Blingsatan bisa eksis dan terus berkarya hingga sekarang. Semua berkat dukungan para KawanBlings yang selalu update melalui media sosial seperti myspace, youtube, dan facebook yang selalu dimanfaatkan mas Rizal selaku manager Blingsatan untuk promo dan menginformasikan tiap event yang melibatkan mereka.
Label:
blingsatan,
community,
event,
friendship,
photo,
Surabaya
Subscribe to:
Posts (Atom)






.jpg)











